TUTORIAL MENGKONFIGURASI JARINGAN MIKROTIK

zakiyatul Fauziyah
0



  
 


PENGERTIAN MIKROTIK


Mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat lunak jaringan yang mengubah komputer menjadi router handal untuk mengelola lalu lintas internet. 


FUNGSI UTAMA MIKROTIK

* Manajemen Jaringan: Mengatur koneksi, routing data, dan menjadi gateway internet.

* Hotspot & Billing: Menyediakan sistem autentikasi, pembatasan waktu, dan penagihan untuk pengguna hotspot.

* Firewall: Mengontrol akses internet dan memblokir situs tertentu.Bentuk Mikrotik

* RouterOS: Sistem operasi berbasis Linux yang bisa diinstal di komputer biasa untuk menjadikannya router.

* RouterBOARD: Perangkat keras (hardware) router yang sudah dilengkapi RouterOS bawaan. 


 KONSEP DASAR JARINGAN YANG HARUS DI PAHAMI

Sebelum belajar MikroTik, harus paham ini:


| Konsep | Penjelasan |

| ---------- | ----------------------------------------- |

| IP Address | Alamat tiap perangkat di jaringan |

| Subnetting | Pembagian jaringan IP |

| Gateway | Pintu keluar masuk jaringan |

| DNS | Penerjemah nama domain ke IP |

| DHCP | Pembagian IP otomatis |

| Routing | Jalur pengiriman data |

| NAT | Berbagi 1 IP internet ke banyak perangkat |


 KOMPONEN PENTING DI DALAM MIKROTIK

a. Interface

Tempat masuk/keluar jaringan (ether1, ether2, wlan1, dll)

Contoh:

* ether1 → Internet (WAN)

* ether2 → LAN

b. IP Address

Memberi alamat IP pada interface.

Contoh:

192.168.1.1/24 di Ethernet

c. DHCP Server

Agar komputer otomatis dapat IP

d. NAT (Masquerade)

Agar semua client bisa internet dari 1 IP ISP.

e. Firewall

Mengatur keamanan dan memblokir akses tertentu

 f. Routing

Menentukan jalur data keluar masuk jaringan.


ALUR KERJA DASAR MIKROTIK (PALING PENTING) 

Urutan konfigurasi dasar agar jaringan bisa internet:

1. Set IP di interface LAN

2. Set IP di interface WAN (dari ISP)

3. Set DNS

4. Buat NAT (masquerade)

5. Buat DHCP Server

Jika 5 ini benar → **jaringan pasti jalan**


MODE KONFIGURASI MIKROTIK

Bisa diatur lewat:

* Winbox (paling mudah)

* WebFig (browser)

* Terminal / CLI


PENGERTIAN KOMPONEN-KOMPONEN PADA MIKROTIK

## 1. IP Address (Internet Protocol Address)


**IP Address** adalah **alamat unik** yang dimiliki setiap perangkat di jaringan agar bisa saling berkomunikasi.


Contoh: `192.168.1.10`


Ibaratnya seperti **alamat rumah**. Supaya data tahu harus dikirim ke mana.



## 2. Subnet Mask


**Subnet mask** adalah penentu **bagian mana dari IP yang menunjukkan jaringan** dan **bagian mana yang menunjukkan perangkat (host)**.


Contoh: `255.255.255.0` atau `/24`


Fungsinya:


* Menentukan berapa banyak perangkat yang bisa ada di satu jaringan

* Menentukan apakah dua IP masih satu jaringan atau tidak



## 3. Gateway


**Gateway** adalah **pintu keluar** dari jaringan lokal menuju jaringan lain (biasanya internet).


Contoh: `192.168.1.1`


Ibaratnya seperti **gerbang komplek**.

Kalau mau keluar komplek (internet), harus lewat gerbang ini.


## 4. DNS (Domain Name System)


**DNS** adalah penerjemah **nama domain** menjadi **IP Address**.


Contoh:


* Kamu mengetik: `google.com`

* DNS menerjemahkan ke: `142.250.72.14`


Tanpa DNS, kita harus menghafal IP setiap website.


## 5. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)


**DHCP** adalah **protokol** yang berfungsi untuk **memberikan pengaturan IP secara otomatis** kepada perangkat di jaringan.


Artinya, perangkat tidak perlu diisi IP secara manual.


Yang dibagikan DHCP biasanya:


* IP Address

* Subnet Mask

* Gateway

* DNS


## 6. DHCP Server


**DHCP Server** adalah **perangkat yang membagikan IP otomatis** kepada perangkat lain.


Contoh DHCP Server:


* MikroTik

* Router WiFi

* Server jaringan


Tugasnya:


> Menyediakan dan membagikan IP ke client yang terhubung.



## 7. DHCP Client


**DHCP Client** adalah **perangkat yang menerima IP otomatis** dari DHCP Server.


Contoh DHCP Client:


* Laptop

* HP

* Komputer

* Printer jaringan


## Cara Kerja Singkat DHCP


Saat perangkat terhubung ke jaringan:


1. Client meminta IP

2. Server memberikan IP

3. Client menerima dan bisa langsung terhubung ke jaringan/internet


## 8. NAT (Network Address Translation)


**NAT** adalah proses **mengubah alamat IP** dari jaringan lokal menjadi **IP publik** saat mengakses internet.


### Fungsi NAT


* Banyak perangkat bisa internet memakai **1 IP dari ISP**

* Menyembunyikan IP lokal (lebih aman)

* Menghemat penggunaan IP publik


### Contoh


Di jaringan ada:


* PC1 → 192.168.1.2

* PC2 → 192.168.1.3


Saat ke internet, oleh NAT semuanya terlihat berasal dari **1 IP publik**.


### Di MikroTik


Biasanya memakai **masquerade**.


### Ibarat


NAT seperti **resepsionis kantor**: semua surat keluar memakai **alamat kantor**, bukan alamat masing-masing ruangan.



## 9. Firewall


**Firewall** adalah sistem **keamanan jaringan** yang berfungsi **mengatur, mengizinkan, atau memblokir** lalu lintas data.


### Fungsi Firewall


* Memblokir akses yang tidak diizinkan

* Mengatur siapa yang boleh masuk/keluar jaringan

* Melindungi dari serangan


### Contoh


* Blokir situs tertentu

* Blokir IP yang mencurigakan

* Hanya izinkan layanan tertentu


### Ibarat


Firewall seperti **satpam** di gerbang yang memeriksa siapa yang boleh masuk dan keluar.


## Kesimpulan


* **NAT** → supaya banyak perangkat bisa internet dengan 1 IP

* **Firewall** → supaya jaringan tetap aman dan terkontrol


TUTORIAL MENGKONFIGURASI JARINGAN MIKROTIK

## 🖼️ Gambaran Kabel


* Kabel dari **modem** → colok ke **ether1**

* Kabel ke **komputer / switch** → colok ke **ether2**


---


## 🔁 1. Reset MikroTik


Agar bersih dari setting lama.


* Buka **Winbox**

* Masuk menu **System → Reset Configuration**

* Centang **No Default Configuration**

* Klik **Reset**


Login lagi setelah hidup.


---


## 🌐 3. Atur IP untuk LAN


Masuk **IP → Addresses → +**


Isi:

* Address: `192.168.20.1/24`

* Interface: **LAN** ( ether 1 ) 


Klik **OK**


---


## 📡 4. Ambil Internet dari Modem (DHCP Client)


Masuk **IP → DHCP Client → +**

Isi:

* Interface: **WAN** ( ether 2 ) 


Klik **OK**


Kalau berhasil, status akan **Bound** (dapat IP internet).


---


## 🔥 5. NAT (Agar LAN bisa internet)


Masuk **IP → Firewall → NAT → +**


Tab **General**:


* Chain: `srcnat`

* Out Interface: **WAN** (ether 2) 


Tab **Action**:


* Action: `masquerade`


Klik **OK**


---


## 🖥️ 6. Buat DHCP Server (agar PC otomatis dapat IP)


Masuk **IP → DHCP Server → DHCP Setup**


Pilih **LAN** (ether 1), lalu klik **Next** terus sampai **Finish**.


Selesai. Komputer akan otomatis dapat IP.


---


## 🌍 7. Atur DNS


Masuk **IP → DNS**


Isi:

* Servers: `8.8.8.8`

* Centang **Allow Remote Requests**


Klik **OK**


---


## 🧪 8. Tes


Colok komputer ke LAN.


Pastikan IP otomatis.


Coba buka Google di browser. Kalau bisa, berarti berhasil ✅


---


## ✅ Hasil


Sekarang MikroTik sudah:


* Terhubung ke internet

* Membagikan internet ke komputer

* IP otomatis

* Siap dipakai


KESIMPULAN

Agar sebuah jaringan bisa **terhubung, berjalan lancar, otomatis, dan aman**, diperlukan beberapa komponen yang saling bekerja sama:


1. **IP Address** memberi alamat pada setiap perangkat.

2. **Subnet Mask** menentukan batas dan bagian jaringan.

3. **Gateway** menjadi pintu keluar menuju jaringan lain (internet).

4. **DNS** menerjemahkan nama website menjadi IP.

5. **DHCP** membagikan IP dan pengaturan jaringan secara otomatis


   * DHCP Server = pemberi

   * DHCP Client = penerima

6. **NAT** memungkinkan banyak perangkat berbagi satu IP internet.

7. **Firewall** menjaga keamanan dengan mengatur lalu lintas data.


Di dalam **MikroTik**, semua pengaturan itu digabungkan sehingga MikroTik berperan sebagai:


> **pengatur alamat, pembagi koneksi, penentu jalur, sekaligus penjaga keamanan jaringan.**


**Intinya:**


> Jika IP, Subnet, Gateway, DNS, DHCP, NAT, dan Firewall dikonfigurasi dengan benar, maka jaringan akan **tersambung ke internet, tertata rapi, otomatis, dan aman**.






  • Lebih baru

    TUTORIAL MENGKONFIGURASI JARINGAN MIKROTIK

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default